Ngaliwet Bareng Bakesbangpol

Badan KESBANGPOL, RUSLI HADINA, 14-02-2020

Ngaliwet Bareng Bakesbangpol

Ngaliwet BARENG BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK

 

Kasubbag Umum dan Kepegawaian Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sukabumi

Mengadakan acara internal ngaliwet bareng, acara ini diadakan semata-mata untuk mempererat silaturahmi antar bidang di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sukabumi dan membangun solideritas ASN disamping perbaikan gizi hehehehe……let go kembangkan budaya ini.

Ditemui penggagas acara ngaliwet bareng Bakesbangpol Iis Sulastri dan Reni Wahyuni PN , “acara ini dilaksanakan rutin setiap bulan sekali dalam rangka mempererat tali silaturahmi antar ASN lingkup Bakesbangpol juga untuk perbaikan gizi hehehehe….” celoteh Reni wahyuni PN dengan sapaan akrab Mamih.

“Acara ngaliwet bareng bakesbangpol ini biasanya keliling rumah ASN Bakesbangpol Kabupaten sukabumi” Pungkas Iis Sulastri

“Ngaliwet bareng ini seru bangeetttttt” timbrung Eko Endartono “massukkkk pak eko……” sahut rekan rekannya.

Sebagai pengetahuan ngaliwet adalah sebuah tradisi makan bersama yang ada di tatar sunda. Sebuah tradisi yang menggambarkan sebuah keakraban dan kebersamaan. Ngaliwet bukan hanya sekedar makan, tetapi juga kebersamaan dalam memasak, dalam mengumpulkan bahan-bahan untuk memasak.

Tradisi ini sebenarnya berasal dari budaya penghematan, dulu diperkebunan para pekerja dari rumah masing-masing membawa bahan yang menjadi bagiannya masing-masing, ada yang membawa beras, ada yang membawa bumbu-bumbu, ada yang membawa alat-alat memasaknya terutama kastrol sejenis panci yang berbentuk lonjong.

Bumbu Liwet terdiri dari bawang, minyak goreng, cabe, daun salam, sereh, dan bawang putih dengan ditemani ikan asin, bisa teri, ikan asin Selar, peda, japuh, dan tentu saja sambal "terasi anu medok" dan jangan lupa sepi, sepi adalah jengkol yang sudah di kubur di tanah dengan terlebih dahulu membuka cangkangnya selama 2 atau 3 hari. lalapan dan kerupuk biasanya juga menjadi additional guest dalam acara ngaliwet ini. 

Dalam prosesi ngaliwet ini, sambel merupakan salah satu komponen utama adapun bahan-bahan yang biasanya dipake adalah cabe rawit, cabe merah, tomat, bawang merah, dan bawang putih, proses pembuatan sambel ada di posisi paling akhir dari seluruh rangkaian memasak liwet, karena minyak yang akan dipakai untuk menggoreng bahan - bahan sambal tadi adalah minyak bekas dipakai untuk menggoreng ikan asin, dan itu menambah guring rasa sambalnya, masalah tingkat kepedasan itu bisa selera masing-masing, tapi biasanya akan sangat pedas agar ngambil sambelnya tidak terlalu banyak. Ngaliwet tanpa sambel bagai malam tak berbintang, lauk lain boleh tidak ada tapi sambel harus ada.

Reporter Bakesbangpol Melaporkan dari rumah kediaman panitia ngaliwet bareng Bakesbangpol

Ayo ngaliwet!!!.